Masyarakat Ekonomi Asean yang tidak dapat dibendung kedatangannya perlu disikapi secara cerdas oleh pemuda Indonesia. Memahami bahasa asing menjadi suatu hal yang diperlukan untuk memanfaatkan kesempatan yang ada.

Dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) nanti, banyak perusahaan-perusahaan asing yang diprediksi akan masuk ke Indonesia. Bila tenaga kerja di Indonesia masih memiliki keterbatasan bahasa, kesempatan-kesempatan tenaga kerja yang terbuka justru akan diisi tenaga kerja asing.

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang dimengerti para pengusaha global. Menguasai Bahasa Inggris menjadi syarat  utama bangsa Indonesia untuk bertahan, bahkan tetap untung di tengah persaingan pasar bebas ASEAN tersebut.

Akan tetapi, faktor bahasa asing masih menjadi tembok besar yang menghalangi sejumlah pihak untuk aktif dalam pasar bebas ataupun bergabung dengan perusahaan multi-nasional.

Oleh karena itu, Edupro Academy menggagas sebuah Gerakan Indonesia Bisa Bahasa Inggris (GIBBI). Gerakan itu dilakukan sebagai bentuk peran aktif supaya pemuda Indonesia bisa memainkan perannya di era globalisasi tanpa perlu terhalang bahasa untuk berkomunikasi.

Secara teknis, Edupro Academy akan melaksanakan gerakan itu dengan mendirikan sejumlah “Roemah Inggris” di wilayah-wilayah di Indonesa.

“Bangsa Indonesia bisa meningkatkan daya saing dengan mahir Berbahasa Inggris”

Di tempat itu, peserta bisa memperdalam kemampuan berbahasa Inggris dengan dampingan pengajar-pengajar ahli. Dengan begitu, peserta di Roemah Inggris tidak hanya mahir berkomunikasi tulis, melainkan juga komunikasi lisan dengan bahasa Inggris.

Sebagai gebrakan awal GIBBI, Edupro Academy mengadakan GIBBI Festival pada 31 Januari 2016 di Tamini Square, Jakarta. Acara itu diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berbahasa Inggris.

GIBBI Festival 31 Januari mendatang diawali dengan talkshow mengenai peranan Bahasa Inggris dalam MEA. Selanjutnya, disusul penampilan live band dan jamming session serta lomba STAND UP COMEDY berbahasa Inggris dengan tema “English Is Easy! English Is Fun!”

Kemudian, acara akan ditutup dengan Happy Line Dance dan pembagian hadiah lomba Stand Up Comedy.

Panitia menyatakan, lomba Stand Up Comedy tersebut bisa diikuti umum tanpa dipungut biaya. Tiga pemenang terpilih akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai.

Direktur Edupro Academy MA Nuramdhany dalam keterangan pers Rabu (13/01/2015) menyatakan, ”GIBBI Festival 2016 ini merupakan yang pertama dari festival-festival selanjutnya.”

“Ini merupakan langkah kecil kami untuk berperan aktif dalam meningkatkan daya saing masyarakat Indonesia, terutama dengan diadakannya MEA. Caranya dengan melalui pemBISAan berbahasa Inggris,” kata MA Nuramdhany menjelaskan.

Tenaga Berpengalaman

Sebagai penggagas GBBI, Edupro  Academy sudah lebih dari 20 tahun berkecimpung dalam bidang pendidikan melalui  berbagai  karya. Diantaranya, menggagas MiNy Kids Library, Taman Balita Anak Bangsa / Planet Playschool, dan Authorised Centre Cambridge ESOL Examinations. Selain itu, pada 2005 Edupro Academy juga dipercaya sebagai administrator Microscholarship Access Program USA, yaitu beasiswa khusus belajar Bahasa Inggris.