Pamulang, WOP – Pindah ke tempat baru, Kedai Roti Bakar (Keibar) Pamulang optimis tingkatkan penjualan hingga dua kali lipat di outlet Pamulang. Jumlah meja dan pegawai kedai ini pun ditambah untuk tetap menjaga pelayanan, sekaligus tetap menjadikan kedai ini pilihan tempat nongkrong warga Tangerang Selatan (Tangsel).

Lokasi baru Keibar Pamulang berada tidak jauh dari lokasi lamanya. Kini, Keibar Pamulang menempati sebuah ruko yang tempatnya semakin dekat ke Universitas Pamulang.

Pada Selasa (10/11/2015), owner Keibar Vabel Primadana Putra (25 tahun) kepada What’s On Pamulang menyatakan, “Sekarang, penjualan kami di tempat baru sudah meningkat hingga 25 persen.” Padahal, tempat barunya baru buka belum genap seminggu.

Menurut Vabel, pemuda dan remaja yang merupakan pelanggan lama Keibar Pamulang sudah mengetahui kepindahan kedai ini. Akan tetapi, orang dewasa yang biasa membeli di kedai lama belum banyak yang mengetahui kepindahan kedai ini.

Alasannya, Vabel mengumumkan kepindahan kami via media sosial yang notabene banyak digunakan anak muda. Sementara itu, Vabel menggunakan cara konvensional untuk memberitahukan orang-orang dewasa.

“Setiap hari, kami memberitahukan pelanggan-pelanggan dewasa kami via pesan singkat. Wajar, lah. Mereka kan tidak sering main media sosial,” kata Vabel menjelaskan.

Dari awal buka sebagai warung tenda pada 2013, tim Keibar sudah aktif berpromosi di media sosial. Tidak segan, tim ini juga membayar jasa twit atau post berbayar dari blogger.

“Sebenarnya, kami juga pernah sebar flyer. Akan tetapi, pelanggan yang datang malah kakek dan nenek. Tidak sesuai dengan target pasar kami,” kata Vabel.

MAU TAHU MENU-MENU FAVORIT DI KEIBAR? LIHAT DI SINI

Mengurangi Nomor Antre

Vabel bercerita, perpindahan lokasi Keibar Pamulang terjadi karena dua hal. Pertama, adalah karena adanya isu pelebaran jalan. Menurut isu yang beredar pada pemilik-pemilik lapak di Pamulang, deretan lapak lama akan terkena pelebaran jalan.

Alasan kedua, untuk mengurangi waktu tunggu antrean pelanggan. “Antrean di tempat lama bisa sampai belasan nomor antre. Kalau sedang ramai, kedai lama terlihat sumpek dari luar,” kata Vabel.

Di lokasi baru, Keibar Pamulang bisa menampung hingga 70 pengunjung secara bersamaa. Sementara itu, lokasi lama hanya bisa menampung 50 pengunjung bersamaan.

Dengan kedai dibuat dua tingkat serta dilengkapi toilet dan wastafel, Vabel berharap pengunjung akan semakin merasa nyaman ketika nongkrong di Keibar.

Selain itu, jumlah pegawai kedai ini juga bertambah jadi 11 orang. Sebelumnya, pegawai kedai ini ada 9 orang.

Selain lebih luas, kedai ini pun dibuat dengan gaya lebih anak muda. Tembok dalam kedai dicat dengan background gelap dan diberi sentuhan typography, mengikuti tren anak muda zaman sekarang.

“Konsep desain kedai ini berasal dari saya. Inspirasinya datang dari tempat-tempat nongkrong yang biasa saya kunjungi. Sementara yang mengerjakannya adalah seniman lokal,” kata Vabel.

Tempat Pewe

Terkait perpindahan ke tempat baru, sejumlah pelanggan lamanya memberikan respon positif.

Fanny Nurul Syifa (16 tahun) siswi kelas 11 SMA 9 Tangsel menyatakan, “Lokasi barunya lebih berangin. Kalau lokasi lama kan pengap dan sempit.” Dia menyatakan sering datang ramai-ramai. Ketika dikunjungi, gadis ini sedang nongkrong bersama tiga orang temannya.

Selain itu, ada pula respon positif dari Fauzyah (18 tahun). Dia menyatakan, “Keibar itu tempatnya anak muda banget.” Meskipun sudah mencoba berkunjung ke beberapa tempat nongkrong di sekitar Pamulang, dia menyatakan lebih memilih nongkrong di tempat ini.

Selain lokasinya dekat rumah, Fauzyah suka kedai ini karena tempat ini merupakan pionir tempat nongkrong anak muda menurut dia.

Kawannya, Deno R (18 tahun) mahasiswa Binus menyatakan suka nongkrong di sini karena tempatnya yang pewe. Di sini, Fauzyah dan Deno mereka biasa memesan minuman ala Keibar dan roti bakarnya.

Lokasi Keibar Pamulang